Monday, July 7, 2008

AIR, Kenapa?


Saat masih awal kuliah, saya pernah mendengar celotehan pengamen jalanan yang ada di atas bus kota. Pengamen tersebut mengatakan tentang pentingnya air bagi kehidupan manusia. Dia menyatakan bahwa seorang manusia butuh minum air sedikitnya 8 gelas setiap hari, karena bila tidak akan mempengaruhi kualitas kehidupan manusia tersebut.


Saya tidak ambil pusing dan menganggap itu adalah ilmu biasa yang sudah diketahui oleh semua orang di belahan dunia manapun. Akan tetapi, beberapa minggu yang lalu saya kembali dikejutkan dengan fakta bahwa ternyata air tersebut memang sangat berpengaruh terhadap kualitas kehidupan manusia.


Perlu kita ingat, bahwa 80% tubuh manusia terdiri atas air. Kemudian, ternyata ada organ tubuh manusia yang memiliki kadar air lebih dari 80%, bagian tubuh itu adalah:

Otak 90%

Darah 95%


Manusia akan dapat hidup normal jika mereka meminum air minimal 8 gelas setiap hari, dan jumlah itu harus ditambah jika kita adalah seorang perokok. Air yang kita masukkan ke dalam tubuh kita itu berfungsi menggantikan cairan yang keluar dari dalam tubuh kita dalam bentuk air seni, keringat, pernafasan dan lain-lain. Apa yang akan terjadi jika kita kurang minum air?


Tentunya tubuh akan mencoba menyeimbangkan kondisinya. Caranya?


Tubuh kita akan menyedot air dari tempat-tempat/organ-organ tubuh yang lain, dan yang paling pertama adalah OTAK.


Otak akan dapat bekerja optimal jika tersebut cairan yang cukup di dalamnya. Itulah sebabnya, ada frase yang mengatakan otak encer untuk mereka yang pandai. Kenapa? Ya memang, hanya mereka yang otaknya tercukupi cairan-lah yang dapat bekerja secara optimal dan dapat mencapai tingkat kepandaian maksimal. Pernah melihat kondisi manusia yang terdampar di gurun pasir? Kondisi mereka kering dan sangat kehausan, sehingga akhirnya mereka tidak dapat berpikir rasional, karena otak mereka mengalami kekeringan.


Opsi lainnya, jika kebutuhan cairan tidak dapat terpenuhi, maka kebutuhan itu juga akan diambil melalui DARAH. Darah yang disedot airnya, akan menjadi kental. Kekentalan darah ini menyebabkan darah tidak dapat mengalir dengan lancar, akibatnya akan muncul banyak penyakit.


Saat melewati ginjal, maka ginjal akan bekerja lebih keras untuk menyaring darah. Ginjal memiliki saringan yang halus untuk menyaring darah, darah yang mengental akan menggumpal dan akan menyulitkan ginjal untuk melakukan tugasnya, bahkan tidak jarang terjadi perobekan pada glomerolus ginjal. Jika kondisi ini dibiarkan, maka lambat laun ginjal kita akan rusak dan kita akan mengeluarkan rupiah yang cukup banyak untuk melakukan CUCI DARAH.


Selanjutnya, darah yang tidak lancar akan mengakibatkan suplai makanan dan oksigen ke otak menjadi terhambat sehingga akibatnya otak tidak mendapat nutrisi yang cukup dan akhirnya sel-sel OTAK kita akan MATI.


Bila hal ini dibiarkan, maka yang muncul adalah STROKE. Inilah juga yang menjelaskan bahwa STROKE tidak hanya diderita oleh orang tua tetapi juga mungkin diderita oleh anak-anak, karena kurang cairan yang dikonsumsi.


Jadi... apa yang akan Anda lakukan?


Investasi sekarang dengan mengkonsumsi air minimal 8 gelas sehari,

Atau

Menunggu semua terlambat dan Anda harus mengeluarkan setiap rupiah yang telah Anda tabung, untuk sekedar menyambung hidup Anda.


Pilihan ada di tangan Anda...

2 comments:

rijal said...

saya sudah mengetahui tentang isi yang ada di artikel ini, cuman terkadang untuk mengamalkan meminum air sekitar 8 gelas sehari sering lupa.
Sekitar 1 bulan terakhir ini saya merasakan sakit di pinggang. Hal ini saya rasakan setelah pulang dari menonton kejurnas motocross di karawang pada akhir Mei 2008. Berdiri dalam waktu yang cukup lama dan Cuaca yang panas membuat tubuh kaku, pegal dan pastinya kekurangan cairan. Dalam menjalani kegiatan sepulang dari acara tersebut saya mulai merasakan sakit di pinggang, tapi belum nyadar kalau penyebabnya itu adalah karena kekurangan cairan yang tidak segera diatasi. Untuk mengatasi sakit tersebut sekarang saya berusaha untuk minum air putih dalam jumlah banyak setiap hari. Hasilnya lumayan, walaupun belum sembuh total. Tapi sudah memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan.

saraswati said...

walaupun jarang tp sy selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan air yg dibutuhkan oleh tubuh sya.saat smaunya tercukupi badan sy terasa seger tp ketika tdk,bdan terasa lemes.
air memang hal yg pling utama dlm hdup kita.mati lampu,msh ad lilin tp mati air ga ada gntinya.
btw,bpk udh memenuhi kebutuhan air itu blm?
lbh baik terlambat dr pd ga sma sekali.