Showing posts with label humor. Show all posts
Showing posts with label humor. Show all posts

Tuesday, October 28, 2008

Just For Laugh...3

CAPE DECH....

Boss bicara dengan sekretarisnya: "Seminggu kita pergi untuk perjalanan dinas,tolong siap-siap."
Sekretaris telepon suaminya: "Mas, saya mau berangkat untuk perjalanandinas, hati-hati di rumah ya."
Suami telepon kekasih gelapnya: "Istriku mau berangkat seminggu, kau adawaktu?"
Kekasih gelap bilang terhadap anak kursusnya: "Nak, ibu punya banyakkerjaan selama seminggu, kursus ditiadakan selama seminggu."
Anak kursus bilang terhadap kakeknya: "Kek, seminggu tidak ada kursus,gurunya sibuk. Ayo kita jalan-jalan. "
Kakek (=Boss) telepon sekretarisnya: "Minggu ini saya mau jalan-jalan samacucu saya, meeting dibatalkan."
Sekretaris telepon suaminya: "Bossnya ada kerjaan rumah yang mendadak,tripnya dibatalkan Mas."
Suami bilang kekasih gelapnya: "Kau tak bisa datang, istriku tak jadipergi."
Kekasih gelap telepon anak kursusnya : "Nak, kursus minggu ini berjalanseperti biasa."
Anak kursus bilang sama kakeknya: "Kek, guruku bilang kursus berjalan normal. Kakek jalan sendiri aja."
Kakek bilang sama sekretarisnya: "Minggu ini kita atur perjalanan dinas lagi. Kamu siap-siap, yah!"
Cape deh ...

Milis Mahasiswa UNINDRA

Monday, September 29, 2008

DALAM SUKAMU

Puisi indah...
@2005


Dalam suka yang sama
Ada cat yang mewarnawarnikan bumi
Agar tak terlihat pucat
Dalam sukamu tanah yang sama
Adakah madu yang memaniskan empedu
Bahkan melezatkan buah semacam mengkudu?
Dalam sukamu tanah yang sama
Adakah parfum yang membuat melati harum
Dan sedap malam yang membikin semua kagum?
Dalam sukamu terbenam kotoran
Sampah berceceran
Mengapa bisa kau hadirkan
Warna, gula, madu dan parfum?
Dari sukamu tercipta insan termulia
Warnai dunia dengan wajah bermadu wangi
Menjadi gula bai semut dunia
Dalam sukamu tertimbun kebengisan
Dan keangkuhan insan
Tapi tetap kau limpahkan
Warna, gula, madu dan parfum
Lalu, kejujuranmu
Mana yang hendak kupercayai?

Monday, July 7, 2008

Just For Laugh2

SETENGAH MATI
Seorang wanita yang merasa jenuh di rumah, pergi ke suatu tempat wisata. Pada suatu sore ia berjalan-jalan di tepi pantai dan ia menemukan sebuah botol yang tersumbat. Wanita itu membuka sumbat tombol dan keluarlah asap dari mulut botol dan berdirilah suatu jin dihadapannya. Jin itu berkata bahwa karena wanita itu telah menolongnya keluar dari botol maka ia boleh mengajukan tiga permintaan. Syaratnya, bila setiap permintaan di kabulkan maka suaminya yang berada jauh di rumah juga akan menerima hal yang sama dua kali lebih banyak. Wanita itu setuju.“Nah ajukanlah permintaanmu”, kata jin.
“Pertama saya meminta uang sebanyak sejuta dolar, “ kata wanita itu.Dan bum, di depannya langsung tersedia uang sejumlah sejuta dolar, dan suaminya yang berada di rumah pun tiba-tiba kebingungan menerima dua juta dolar. Wanita itu sangat takjub.
“Permintaan saya kedua adalah permata dan perhiasan sebanyak satu peti”, katanya.Seketika itu juga permintaan wanita itu dipenuhi, dan suaminya yang tak tahu apa-apa menerima dua peti perhiasan.“Nah sekarang ajukanlah permintaanmu yang terakhir”, kata jin.“Tetapi benarkah suamiku di rumah telah menerima dua kali lebih banyak daripada yang kuterima ini?” tanya wanita itu.“Tentu saja”, jawab jin.
“Kalau begitu permintaan terakhirku adalah, sekarang sakitilah aku hingga setengah mati.”

Wednesday, July 2, 2008

Just For Laugh...

Kelas Bahasa Indonesia

Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi.
Guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.
Murid-murid : Selamat pagi, Bu Guru!
Bu Guru (dengan suara melengking) : Mengapa bilang selamat pagi saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?
Murid-murid : Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru.....
Bu guru : Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu ! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.
Murid-murid : Selamat sejahtera Bu Guru!
Bu guru : Sama-sama, duduk! Dengar sini baik-baik. Hari ini Bu Guru mau menguji kalian semua tentang perlawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengertii....?
Murid-murid : Mengerti Bu Guru...
Guru : Pandai!
Murid-murid : Bodoh!
Guru : Tinggi!
Murid-murid : Rendah!
Guru : Jauh!
Murid-murid : Dekat!
Guru : Berjaya!
Murid-murid : Menang!
Bu Guru terhenti karena jawaban muridnya salah.
Guru : Salah itu...!
Murid-murid : Betul ini!
Guru (geram) : Bodoh!
Murid-murid : Pandai!
Guru : Bukan!
Murid-murid : Ya!
Guru (mulai pusing) : Oh Tuhan!
Murid-murid : Oh Hamba!
Guru : Dengar, ini....
Murid-murid : Dengar, itu...
Guru : Diaaaaaam..........!!!!!
Murid-murid : Ribuuuuut........!!!!!
Guru : Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid-murid : Ini adalah jawaban, pandai!!!
Guru : Mati aku!
Murid-murid : Hidup kami!
Guru : Saya rotan baru tau rasa!!
Murid-murid : Kita akar lama tak tau rasa!!
Guru : Malas aku ngajar kalian!
Murid-murid : Rajin kami belajar bu guru...
Guru: Kalian gila semua !!!
Murid-murid : Kami waras sebagian !!!
Guru : Cukup! Cukuuuuuup !
Murid-murid : Kurang! Kuraaaaaang !
Guru : Sudah ! Sudaaaaaaaahhh......!
Murid-murid : Belum! Beluuuuuuumm.....!
Guru : Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid-murid : Sebab saya seorang pandai!
Guru : Oh! Melawan, ya ??!!
Murid-murid : Oh! Mengalah, tidak ??!!
Guru : Kurang ajar!
Murid-murid : Cukup ajar!
Guru : Habis aku !
Murid-murid : Kekal kamu !
Guru (putus asa) : O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid-murid : K.O. Pelajaran belum mulai!
Guru : Sudah, bodoh!
Murid-murid : Belum, pandai!
Guru : Berdiri!
Murid-murid : Duduk!
Guru : Bego kalian ini!
Murid-murid : Cerdik kami itu!
Guru : Rusak!
Murid-murid : Baik!
Guru (stres) : Kamu semua ditahan siang ini!!!
Murid-murid : Kami sebagian dilepaskan malam itu!!!
Bu Guru mukanya merah padam dan tanpa bicara lagi mengambil buku-bukunya dan keluar ruangan.

CAPE DECH...???